Akun Paypal Saya Sudah Verified! :)

Verified!!

Proyek terjemahan yang dibayar dengan mata uang dollar saya dapatkan dari agensi ini. Mereka memberikan 3 (tiga) pilihan: Paypal, Moneybookers, dan transfer ke bank. Pada waktu itu saya memilih opsi yang ke-3. Alasan tidak memilih paypal karena saya pikir paypal harus verified dulu, baru bisa menerima dana. Padahal, kita bisa menerima dana, walaupun akun Paypal belum terverifikasi. Yang saya ketahui, paypal lebih aman daripada moneybooker. Karena itulah moneybooker tidak saya pilih. Pilihan terakhir adalah transfer ke Bank, yang ternyata dikenakan biaya sejumlah USD 30! Saya baru mengetahuinya setelah menyadari bahwa honor terjemahan saya kurang dari yang telah disepakati. Ternyata ini karena potongan yang kalau dirupiahin…? (itung aja deh sendiri: sigh). Metode pembayaran terjemahan pun diganti ke paypal. Masalah lain muncul: agar dana bisa dicairkan/ditransfer ke bank, akun paypal harus diverifikasi. Dan untuk memverifikasi akun paypal, diperlukan nomor kartu kredit dan 3 digit nomor di belakang kartu. Yang bikin rumit adalah membuat kartu kreditnya. Kita harus meluangkan waktu untuk proses verifikasi data dan disetujuinya pengajuan kartu kredit. Permohonan kartu kredit pertama saya tidak disetujui yang tidak jelas alasan ditolaknya. Belum lagi di kantor harus minta buatin slip gaji baru dulu, dan ini juga lama :(. Akhirnya saya berpikiran seperti ini: anggep aja nyimpen duit di akun paypal seperti nabung. Gak apa2 lah belum diverifikasi juga.

Namun, saya tetap berusaha. Setelah pengajuan kartu kredit pertama gagal, saya juga mencoba jalan lain: membuat kartu kredit tambahan dari kartu ayah saya. Tapi menurut saya, cara ini nggak akan berhasil. Kenapa? karena bagaimanapun juga kartu utamanya atas nama ayah saya. Sedangkan, verifikasi akun ini sebetulnya digunakan untuk mencocokkan data antara nama pengguna dan alamat pengguna akun Paypal dengan kartu kredit yang nomornya digunakan untuk memverifikasi akun Paypalnya. Saya mulai jengah dengan ketidakmudahan permohonan pengajuan kartu kredit. Intinya, saya cuman pengen akun paypal saya terverifikasi! Hingga suatu ketika saya teringat saran dari bapak ini untuk membuat VCC (Virtual Credit Card). Virtual Card bisa menjadi jalan keluar bagi kita yang tidak memiliki kartu kredit. Saya tanya ke si mbah Google, dan menemukan ini. Saya baca-baca testimonialnya, ternyata komentar-komentar yang diberikan bagus-bagus. Tidak perlu lama-lama menimbang, karena saya percaya dengan penawaran kartu VCC dari mas Putra Eka. Lalu, saya transfer sejumlah dana ke rekening miliknya dan mengirimkan konfirmasi melalui sms. Dan tak lama, dia balas sms saya dan mengirimkan email berisi no. VCC. Saya diminta melakukan 5 (lima) langkah untuk memverifikasi akun Paypal. Setelah selesai, tinggal menunggu kode Paypal darinya. Tak kurang dari sepuluh menit, saya dapatkan kodenya. Saya masukkan kode itu ke akun Paypal, dan TA DAAA.. ter-verified lah akunnya!! 😉

Untuk informasi, kartu ini tidak perlu diperpanjang masa berlakunya kalau cuma untuk terima, transfer, dan tarik ke bank. Tapi kalau untuk belanja seperti di ebay ato godaddy, harus membeli vcc baru. Senangnya… proses membuat VCC di mas Eka cuman dalam hitungan menit! Langkah-langkah memverifikasi Paypal pun mudah! 🙂

Wanna try?! Kunjungi saja tautan ini.

Salam,

NANA

Author: Kresna LG

EN-ID VV Translator & Writer

Tinggalkan Pesan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s